Home Rilis Ingin Indonesia Bebas Mikroplastik, Siswa SDIT El Haq di Sidoarjo Berkirim Surat Kepada Presiden Prabowo Subianto
Rilis

Ingin Indonesia Bebas Mikroplastik, Siswa SDIT El Haq di Sidoarjo Berkirim Surat Kepada Presiden Prabowo Subianto

Sidoarjo – Kepala Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) El Haq Sidoarjo Mochamad Lutfi Andriansa berkirim surat kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Surat yang ditulis oleh para siswa SDIT El Haq, […]

Guru dan para siswa SDIT El Haq Sidoarjo, menunjukkan surat yang dikirimkan kepada Presiden Prabwo Subianto. | Foto : Dok SDIT El Haq Sidoarjo

Sidoarjo – Kepala Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) El Haq Sidoarjo Mochamad Lutfi Andriansa berkirim surat kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Surat yang ditulis oleh para siswa SDIT El Haq, terkait dampak lingkungan yang disebabkan oleh mikroplastik yang akhir-akhir ini mulai mengancam manusia.

Surat tersebut dikirim Lutfi, melalui  Kantor Pos Sidoarjo  Jl. Sultan Agung No.50, Gajah Timur, Magersari, Kecamtan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, pada Sabtu (14/12/2024).

“Kami mengirimkan surat siswa-siswi dalam upaya melindungi generasi muda dari dampak buruk lingkungan, Surat ini menyuarakan keresahan mendalam terhadap ancaman kontaminasi mikroplastik di lingkungan sekolah, karena akan membahayakan kesehatan anak-anak dan kelestarian lingkungan” ungkap Lutfi dalam rilisnya, Senin (16/12/2024).

Sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen untuk mencetak generasi berakhlak mulia dan peduli lingkungan. Lutfi mengatakan, para siswa SDIT El Haq dalam kegiatan observasi lingkungan, telah menemukan fakta memprihatinkan.

Sampah plastik yang terakumulasi, termasuk serpihan kecil plastik dari kemasan makanan, alat tulis, hingga bahan pembelajaran, diyakini telah menjadi salah satu sumber utama mikroplastik yang menyebar ke udara, tanah, dan bahkan air di sekitar lingkungan sekolah.

Sepucuk surat yang ditulis siswa dan para siswa desang membaca majalah dinding di SDIT El Haq Sidoarjo. | Foto : SDIT Elhaq Sidoarjo.


Dalam surat tersebut, pihak sekolah menyampaikan 4  poin utama, yaitu :

1.Bahaya Mikroplastik Pada Kesehatan Anak, Anak-anak yang berada di lingkungan terpapar mikroplastik berisiko menghadapi gangguan kesehatan jangka panjang, termasuk gangguan pernapasan dan potensi akumulasi partikel plastik dalam tubuh.

      2. Kontaminasi Ekosistem lingkungan Sekolah: Observasi menunjukkan tingginya akumulasi kontaminasi mikroplastik di area sekitar, seperti udara, dan air. Hal ini memengaruhi kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah sebagai tempat belajar yang seharusnya aman.

      3. Himbauan Kebijakan Nasional Pembatasan Plastik: SDIT El Haq meminta pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo untuk mengambil langkah nyata dengan memperketat regulasi terhadap produksi plastik sekali pakai dan pembatasan penggunaan plastik di lingkungan sekolah seperti pada program makan siang gratis.

      4. Usulan Edukasi Bahaya Plastik Sekali Pakai di Sekolah. Melalui surat ini, SDIT El Haq juga mengusulkan program khusus di tingkat nasional, seperti edukasi lingkungan di sekolah, pengadaan fasilitas kantin sehat bebas plastik di area pendidikan, dan kampanye sadar plastik yang melibatkan pelajar, orang tua, dan masyarakat.


      “Kami tidak bisa tinggal diam melihat ancaman ini terus bertambah. Sekolah adalah tempat generasi muda dibentuk, tetapi jika lingkungan mereka sudah tercemar sejak dini, bagaimana mereka bisa berkembang secara optimal? Surat ini adalah bentuk harapan kami agar pemerintah memberikan perhatian serius terhadap isu mikroplastik, khususnya di lingkungan pendidikan,” ujar Lutfi.

      Sebagai bagian dari aksi nyata, SDIT El Haq juga telah memulai beberapa program untuk mengurangi penggunaan plastic. Di lingkungan SDIT El Haq ini, juga diterapkan Program Zero Waste School dengan melarang penggunaan botol plastik sekali pakai bagi para siswa.

      Tujuan diberlakukan program ini, memberikan edukasi kepada para siswa tentang bahaya mikroplastik. Hal ini tertuang melalui kurikulum berbasis lingkungan, berkolaborasi dengan komunitas lingkungan untuk melakukan audit sampah plastik secara berkala di sekolah.

      Lutfi berharap, Presiden RI Prabowo Subianto dapat merespons isu ini dengan langkah strategis dan kebijakan untuk mendukung upaya kolektif Masyarakat, agar mengurangi dampak mikroplastik.

      “Dengan adanya dukungan dari pemerintah, diharapkan sekolah-sekolah di seluruh Indonesia dapat menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan bebas dari ancaman plastic. “ jelas Lutfi.

      Sebagaimana diketahui, SDIT El Haq Sidoarjo merupakan sekolah dasar berbasis Islam. Dalam Pendidikan memprioritaskan karakter anak didik, keunggulan akademik, dan kepedulian terhadap lingkungan.

      “Surat ini adalah suara dari anak-anak Indonesia yang peduli pada masa depan bumi yang bebas plastik. Sudah saatnya pemerintah, masyarakat, dan dunia pendidikan bergerak bersama untuk mengatasi ancaman mikroplastik demi generasi yang lebih sehat dan lingkungan yang lebih bersih, “ kata Lutfi. .

      Tahapan Penulisan Surat Kepada Presiden RI Prabowo Subianto

      Tahap PertamaMelakukan Analisis kondisi Lingkungan disekitar sekolah dan membandingkannya dengan kondisi lingkungan di lokasi lain yang diperkirakan (diasumsikan ) masih belum tercemar.

      “Kami melakukan Penelitian kadar mikroplastik di Air sungai, air minum isi ulang, daun tumbuhan dan udara yang ada disekolah dibandingkan dengan di Pacet,” ungkap Lutfi.

      Lebih lanjut alumni Pondok Pesantren Gontor menjelaskan bahwa hasil uji mikroplastik menunjukkan bahwa kadar mikroplastik di Pacet dan di SDIT El Haq Buduran tidak Jauh berbeda dengan di Pacet menunjukkan bahwa kontaminasi mikroplastik di Lingkungan saat ini sudah merata.

      Tahap Kedua, Membuat target capaian atau Ambisi berupa kondisi sekolah yang bebas dari mikroplastik. Pada tahap ini SDIT El Haq Berkolaborasi dengan Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (Ecoton) dengan melakukan sosialisasi bahaya mikroplastik dan menyusun action plan.

      Tahap Ketiga, Melakukan Aksi dengan menuliskan surat kepada Presiden Republik Indonesia dengan harapan agar pemerintah melakukan upaya pengurangan plastik sekali pakai, melarang masyarakat membuang sampah pada tempatnya.***

      Writer: Rilis

      Editor: Pliplo S

      Previously

      Prakiraan Cuaca Hari Ini se-Jatim, Waspadai Hujan yang Disertai Petir di Jombang

      Next

      Tinjau Program Makan Bergizi di Ponpes Mamba’ul Ma’arif Jombang, Cak Imin: Santri Butuh Kecerdasan dan Kesehatan

      admin
      Author

      admin

      Leave a Reply

      Your email address will not be published. Required fields are marked *

      Mata Jombang
      advertisement
      advertisement