Panitia Lokal Serahkan Laporan dan “Maklumat Tambakberas 2026” kepada KH. M. Hasib Wahab Chasbullah
Jombang,13 Juli 2026 – Ki Wasis ditemani oleh Ki Masrur dan ditemani Ki Hamid dan Ki Yudi selaku Panitia Lokal Muktamar Kebudayaan Lesbumi NU yang berlangsung di Kampus Universitas KH. […]
Jombang,13 Juli 2026 – Ki Wasis ditemani oleh Ki Masrur dan ditemani Ki Hamid dan Ki Yudi selaku Panitia Lokal Muktamar Kebudayaan Lesbumi NU yang berlangsung di Kampus Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA), Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 12–14 Juni 2026, secara resmi menyerahkan laporan pelaksanaan muktamar beserta dokumen hasil sidang berupa “Maklumat Tambakberas 2026” kepada KH. M. Hasib Wahab Chasbullah (Gus Hasib) adalah Ketua Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang dan putra Pahlawan Nasional dan salah satu pendiri NU, KH. Abdul Wahab Hasbullah.
Penyerahan dokumen tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban panitia lokal sekaligus tindak lanjut atas amanah Muktamar Kebudayaan Lesbumi NU yang telah menghimpun berbagai pemikiran strategis mengenai arah kebudayaan Nahdlatul Ulama di tengah dinamika global.
Dalam surat pengantar laporan muktamar yang ditulis dan ditandatangani oleh Ketua Lesbumi PBNU Kyai Jadul Maula dan sekretaris Inaya Wulandari Wahid, dijelaskan bahwa “Maklumat Tambakberas 2026” merupakan kristalisasi gagasan, pandangan, dan rekomendasi yang lahir dari partisipasi aktif sekitar 500 peserta. Mereka terdiri atas para ulama, pengurus PBNU, intelektual, akademisi, peneliti, seniman, aktivis sosial, pengamat, insan media, serta aktivis Lesbumi dari berbagai tingkatan di seluruh Indonesia.
Selama tiga hari pelaksanaan muktamar, para peserta berhimpun untuk mendiskusikan dan merumuskan berbagai pandangan dalam merespons tantangan kebangsaan dan kemanusiaan kontemporer. Isu-isu strategis yang menjadi perhatian meliputi kebudayaan, keulamaan, geopolitik, ekologi, hingga perkembangan teknologi yang terus memengaruhi kehidupan masyarakat.
Dalam surat pengantar tersebut ditegaskan bahwa maklumat ini diharapkan menjadi pijakan moral sekaligus arah gerak bagi Lesbumi NU dalam memperkuat peran kebudayaan sebagai bagian dari ikhtiar menjaga peradaban yang berakar pada nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah serta kebangsaan Indonesia.
Panitia Lokal Muktamar Kebudayaan Lesbumi NU menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan muktamar di Tambakberas, mulai dari jajaran PBNU, Lesbumi PBNU, Pemerintah Kabupaten Jombang, Universitas KH. A. Wahab Hasbullah, pondok pesantren, relawan, hingga masyarakat yang turut memberikan dukungan.
Dengan diserahkannya laporan pelaksanaan beserta “Maklumat Tambakberas 2026”, rangkaian administrasi Muktamar Kebudayaan Lesbumi NU dinyatakan tuntas. Dokumen tersebut diharapkan menjadi rujukan bagi pengurus Lesbumi di berbagai tingkatan dalam menyusun program dan kebijakan kebudayaan yang relevan dengan tantangan zaman, sekaligus memperkuat kontribusi Nahdlatul Ulama dalam merawat peradaban, kebangsaan, dan kemanusiaan.







