Festival Literasi SMP Negeri 3 Peterongan Jombang Menghadirkan 28 Judul Buku
Jombang, 09 November 2025 – Event Gebyar Festival Literasi (Felis) SMP Negeri 3 Peterongan yang digelar pada Ahad, 09 November 2025 berlangsung khidmat dan meriah. Acara dimulai dengan pembacaan […]
Jombang, 09 November 2025 – Event Gebyar Festival Literasi (Felis) SMP Negeri 3 Peterongan yang digelar pada Ahad, 09 November 2025 berlangsung khidmat dan meriah. Acara dimulai dengan pembacaan doa bersama (isthiqosah dan tahlil) dipimpin Bapak Kasno, S.Ag. dilanjutkan dengan tampilan kreativitas seni dari siswa-siswi SMP Negeri 3 Peterongan, pembukaan, dan sambutan-sambutan. Marawis dan Tari Saman menjadi sajian khas di sekolah berbasis pesantren ini.

Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Peterongan dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada para undangan, yakni unsur dari Majlis pimpinan ponpes Darul Ulum, komite sekolah, pengawas sekolah, Dinas Pendidikan, dan sekolah peserta Gerakan Menulis Murid dan Guru (GEMMURU). Adapun Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dalam hal ini diwaliki oleh Bapak Iswahyudi, kasi pembinaan SMP menyampaikan titipan salam dari ibu kepala Dinas Pendidikan Jombang. Menurutnya Literasi merupakan salah satu kunci keberhasilan menuju masa depan.
Gus Bang (K.H. Rohmatul Akbar, M.Si) sebagai wakil majlis pimpinan ponpes Darul Ulum, berpesan bahwa orangtua jangan takut menyekolahkan putra-putrinya di pesantren karena Darul Ulum melestarikan tradisi lama yang baik dan menyelaraskan dengan hal-hal baru yang bernilai positif, seperti menggemakan literasi dalam diri santri. Alumni Darul Ulum banyak yang menjadi tidak hanya Kiai tetapi juga pejabat, DPR, dan posisi penting di Masyarakat. Acara seremonial diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh K.H. Hamid Bisri.

Puncak acara diisi dengan pemberian hadiah bagi para pemenang lomba yang telah diselenggaran pada akhir Oktober. Ada lomba internal, khusus siswa-siswi SMP Negeri 3 Peterongan, dan lomba eksternal yang diikuti oleh siswa-siswi SD/MI se-Jombang dan sekitarnya, yakni lomba olimpiade Bahasa Indonesia, Lomba membuat komik manual, dan lomba pertunjukan puisi. Beberapa pemenang lomba ditampilkan dalam acara ini. Salah satunya lomba pertunjukan puisi yang tampil memukau dari SD Jombatan 3 Jombang.
Peluncuran hasil program Gerakan Menulis Murid dan Guru (GEMMURU) dibacakan oleh Bapak Iswahyudi. Dari kegiatan ini menghasilkan 28 buku yang dihasilkan oleh sembilan sekolah yang berpartisipasi. Sekolah-sekolah tersebut adalah SMP Negeri 3 Peterongan, SMP Negeri 1 Jogoroto, SMP Negeri 2 Diwek, SMP Negeri 1 Kudu, SMP Negeri 1 Mojowarno, SMP Negeri 3 Mojoagung, SMP Negeri 6 Jombang, SMP Negeri 1 Gudo, dan MTsN 5 Jombang. Dari 28 judul hasil program GEMMURU, SMP Negeri 3 Peterongan meluncurkan buku terbanyak yakni 19 judul buku antologi puisi dan cerpen.
Acara gebyar Festival Literasi ini ditutup dengan talk show dengan naras sumber K.H. Dzul Hilmi As’ad, Kiai yang juga sastrawan pesantren Darul Ulum dengan salah satu novel best sellernya Putri Shio. Acara ini dipandu oleh Bapak MS Nugroho, guru Bahasa Indonesia sekaligus sastrawan Jombang. Tema talk show-nya adalah Membangun Indonesia dengan kreativitas. Menurutnya, penulis harus mampu melawan kemalasan, harus meluangkan waktu khusus untuk menulis, punya jadwal rutin menulis setiap hari. Selain itu, amunisi penulis adalah membaca, jika ada delapan langkah maka langkah satu sampai tujuh adalah membaca baru langkah terakhir menulis.
Penulis Faiq Rosyidah, guru SMPN 3 Peterongan Jombang







