Home News IPPNU Jombang Rilis Riset Kekerasan Pelajar, Hasilnya 40 Persen Bullying Mendominasi
News

IPPNU Jombang Rilis Riset Kekerasan Pelajar, Hasilnya 40 Persen Bullying Mendominasi

Jombang – Maraknya tindak kekerasan yang dilakukan pelajar di Kabupaten Jombang. Membuat Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Jombang menggelar riset. Riset yang dilakukukan dalam periode 20 […]

IPPNU Rilis hasil riset kekerasan pelajar di Jombang. Foto: Dok

Jombang – Maraknya tindak kekerasan yang dilakukan pelajar di Kabupaten Jombang. Membuat Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Jombang menggelar riset.

Riset yang dilakukukan dalam periode 20 Mei-20 September 2024 tersebut, melibatkan 366 responden pelajar Jombang. Muncul angka 40,6 persen dari keseluruhan responden, mengaku pernah mengalami kekerasan.  

Bentuk kekerasan tertinggi adalah tindak perundungan (bullying) sebanyak 46 persen. Dan bullying tersebut, rata-rata terjadi di lingkungan sekolah.

Selain bullying di lingkungan sekolah, kekerasan juga kerap terjadi di keluarga. Sebanyak 34 persen pelaku kekerasan di sekolah dilakukan teman sebaya. Dan 45 persennya kasus kekerasan terjadi di dalam lingkup keluarga.

Ketua PC IPPNU Jombang Herlina Dwi A mengungkapkan, bahwa riset kekerasan pelajar tersebut,  dilakukan dalam rangka menanggapi isu-isu kekerasan dan perundungan yang sering terjadi di kalangan pelajar.

“Kami ingin membuka mata semua pihak bahwa kekerasan terhadap pelajar bukan lagi isu yang bisa dianggap remeh. Ini masalah nyata yang membutuhkan perhatian serius,” ungkap Herlina, saat merilis hasil risetnya di aula BMTNU Jombang, pada Ahad, 10 November 2024.

“Riset kekerasan pelajar ini diinisiasi karena maraknya isu-isu di Kabupaten Jombang mengenai perundungan, terutama di kalangan pelajar sekolah,” ujarnya.

Adanya riset tersebut, lanjutnya, merupakan suatu bentuk kepedulian terhadap tingginya angka perundungan dan kekerasan yang terjadi pada pelajar di Jombang.

“Maka dari itu IPNU-IPPNU yang merupakan representasi dari pelajar NU ini mempunyai tanggung jawab dan diharapkan dapat menjadi solusi atas adanya kasus-kasus yang terjadi di Jombang,” jelasnya.

Ia berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah bekerja sama selama pelaksanaan riset kekerasan pelajar tersebut dilakukan, sehingga menghasilkan hasil riset yang diharapkan mampu membawa manfaat.

“Terima kasih atas support dari berbagai pihak sehingga hari ini kita dapat me-launching hasil riset kekerasan pelajar PC IPPNU Jombang,” pungkasnya.

Writer: Yoga M Arief

Editor: Pliplo Supriyadi

Previously

Berkesempatan Lihat ngeRoasting, Cabup Jombang Warsubi Juga Cicipi Kopi Asli Wonosalam

Next

Kasus Pemotongan Upah Sepihak Jurnalis CNN

admin
Author

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mata Jombang
advertisement
advertisement