Home News LESBUMI PCNU Jombang Silaturahmi dan Sowan ke Para Kyai Sebelum Gelar Diskusi  Tageline“THE ROOT OF JAVA”
News

LESBUMI PCNU Jombang Silaturahmi dan Sowan ke Para Kyai Sebelum Gelar Diskusi  Tageline“THE ROOT OF JAVA”

Jombang,20 Juni 2025  – Lesbumi PCNU Jombang melaksanakan kegiatan silaturahmi dan sowan kepada para kiai sepuh di berbagai pondok pesantren dan majelis taklim di wilayah Jombang (19/6) Kegiatan ini merupakan […]

Jombang,20 Juni 2025  – Lesbumi PCNU Jombang melaksanakan kegiatan silaturahmi dan sowan kepada para kiai sepuh di berbagai pondok pesantren dan majelis taklim di wilayah Jombang (19/6)

Kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar batiniah dan etika kultural sebelum menyelenggarakan Diskusi Ilmiah Kebudayaan yang akan mengkaji tagline Kabupaten Jombang sebagai “The Root of Java”.

Rombongan Lesbumi yang terdiri dari ketuai Ir.H. Su’udi Yatmo dan  pengurus harian disambut hangat oleh Kiai Achmad Hasan yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Assa’idiyyah 2 Bahrul ‘Ulum Tambakberas Jombang juga selaku Rais Syuriyah PCNU Jombang periode 2024-2029.

Di antara Kiai yang juga akan disowani adalah KH Fahmi Amrullah Hadziq atau yang akrab disapa dengan Gus Fahmi pengasuh Pondok Putri Pesantren Tebuireng, sekaligus cucu pendiri NU Hadratussekh KH Hasyim Asyari dan ketua PCNU kab. Jombang.

Ketua Lesbumi PCNU Jombang, H. Su’udi Yatmo, menjelaskan bahwa sowan ini bukan sekadar bentuk penghormatan, namun juga sarana untuk memohon restu dan wejangan para kiai agar kegiatan ilmiah yang akan diselenggarakan mendapatkan keberkahan dan bimbingan spiritual.

“Kami ingin menjaga adab keilmuan dan kultural yang telah menjadi tradisi di bumi Jombang. Sebelum bicara tentang akar budaya Jawa, tentu kami harus sowan ke akar spiritual dan moral masyarakat, yakni para kiai,” ujar H. Su’udi Yatmo.

Diskusi ilmiah bertajuk “Mengurai Makna The Root of Java: Kajian Historis dan Kultural Kabupaten Jombang” ini rencananya akan menghadirkan para akademisi, budayawan, dan sejarawan lokal. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi forum dialog antara pemerintah daerah, komunitas budaya, dan masyarakat dalam memperkuat identitas kebudayaan lokal.

Dengan restu para ulama, Lesbumi berharap kegiatan ini mampu meneguhkan kembali posisi Jombang sebagai pusat spiritual, intelektual, dan kebudayaan di Jombang.

Writer: Suwasis

Editor: admin

Previously

Pasien Gus Dedi Bagai Pengunjung Ponari.

Next

Pengobatan Gratis Syaraf Kejepit Perum. Mojokrapak Indah

admin
Author

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mata Jombang
advertisement
advertisement