Singgah di Kediaman Mendiang Nyono, Calon Bupati Jombang Warsubi Teladankan Mikul Dhuwur Mendhem Jero
Jombang – Sambutan warga Desa Sepanyul Gudo begitu ramai saat melihat kedatangan calon Bupati Jombang Warsubi. Warga di desa tersebut sangat antusias akan memenangkan pasangan calon nomor urut 2 ini, […]
Jombang – Sambutan warga Desa Sepanyul Gudo begitu ramai saat melihat kedatangan calon Bupati Jombang Warsubi. Warga di desa tersebut sangat antusias akan memenangkan pasangan calon nomor urut 2 ini, saat pemilihan Bupati dan wakil Bupati Jombang, pada Rabu, 27 November 2024 mendatang.
Calon Bupati Warsubi yang berpasangan dengan calon Wakil Bupati Jombang Salmanudin, banyak kalangan memastikan akan menang di desa ini. Meski tidak 100 persen kemenangan, menurut Agus warga desa tersebut bisa dipastikan Warsubi-Salman akan menang 75-80 persen.
“Warga desa sini fanatik Pak Nyono lho, tidak akan warga milih 01 (pasangan calon bupati dan wakil bupati Mundjidah Wahab-Sumrambah), ‘ kata Agus, pada Selasa, 22 Oktober 2024, dengan nada memastikan sembari mengatakan yang dimaksud “Pak Nyono”, Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko, masa periode 2013-2018.
Nyono Suharli sendiri sudah mangkat, akibat serangan jantung di RSAA Malang, pada Sabtu, 25 Maret 2023. Semasa hidup ia banyak menetaskan karir, baik di politik maupun sosial. Begitupun semasa menjabat sebagai Bupati Jombang, banyak perubahan menuju kebaikan di kota santri ini.
Hanya saja, ketika ia mencalonkan kembali sebagai Bupati Jombang. Mendiang Nyono tersandung OTT KPK, pada pemilihan Bupati Jombang 2018. Ketika itu ia berpasangan dengan Subaidi Mochtar politisi PKB. Bagi warga Desa Sepanyul, peristiwa tersebut merupakan bagian dari rekayasa politik lawan mendiang Nyono.
Sebab, kata Agus, saat itu bisa dipastikan mendiang Nyono akan memenangi pemilihan Bupati Jombang untuk periode 2018-2024 ini.
“Kata warga sini (Sepanyul) Pak Nyono tidak kalah dalam pertarungan pilihan bupati, tapi kalah dalam permainan, “ ujar Agus.

Antusias Warga
Antusiasme warga tersebut nampaknya menggugah semangat calon Bupati Warsubi. Setelah menggelar pertemuan dengan warga, calon bupati yang mengusung jargon “membangun desa menata kota” ini pun menyempatkan singgah di kediaman mendiang Nyono.
Kedatangan Warsubi disambut kerabat mendiang Nyono dengan penuh harap. Meidy Bambang M dan Didik Hadi Prastowo nampak menahan haru saat menyambut kedatangan Warsubi yang didampingi istri, Ny Yuliati Nugrahani.
Calon Bupati yang mendapat sebutan luman oleh warga Kabupaten Jombang ini, juga mencuri perhatian warga yang tinggal di sekitar kediaman mendiang Nyono.
“Ngene iki eling Pak Nyono ae… (Seperti ini jadinya ingat Pak Nyono),” celetuk seorang warga yang berdiri tak jauh dari kediaman mendiang Nyono, ketika melihat rombongan calon Bupati Jombang Warsubi.
Adik kandung mendiang Nyono, Meidy mengatakan bahwa kunjungan calon Bupati Warsubi dan istri sekadar silaturahmi. Sebab sudah lama antara keluarga mendiang Nyono dengan keluarga Warsubi menjalin hubungan baik.
“Mas Nyono sudah lama dan menjalin hubungan dengan Pak Warsubi. Kalau dihubungkan pencalonan Pak Warsubi sebagai bupati. Keluarga kami tentu tak salah pilih, “ kata Meidy.
Meidy juga menjelaskan, kunjungan Warsubi yang perlu dipahami masyarakat, bahwa calon bupati ini memilik rasa mikul dhuwur mendhem jero terhadap Bupati Jombang ke-17 ini.
“Jadi saya melihat Pak Warsubi ada rasa ingin mikul dhuwur mendhem jero terhadap Pak Nyono, “ jelas Meidy.
Menurut Meidy, falsafah jawa yang mengedepankan nilai-nilai etika ini, bahwa Warsubi ingin memberikan keteladanan kepada masyarakat Jombang. Bagaimana bersikap terhadap pendahulunya dan sepatutnya harus menjadi panutan masyarakat Jombang.
“Mengenang dan menjunjung nilai-nilai baik yang pernah dijalani Pak Nyono. Juga mengubur dan menyembunyikan dalam-dalam aib yang pernah dijalani Pak Nyono, “ jelas Meidy. ***
Writer: Pliplo S
Editor: Pliplo S







