Home News Situs,Pepunden, Prasasti,Artefak,Linggayoni Dapat Menguak Jatidiri Desa/Daerah
News

Situs,Pepunden, Prasasti,Artefak,Linggayoni Dapat Menguak Jatidiri Desa/Daerah

Jombang, 8 November 2024 – Walau sore hujan deras mengguyur tak menyurutkan langkah para Pasukan Wali Indonesia dan Laskar Sabilillah untuk merapat ke kedai Rebung Pringori Ngledok Mojokrapak Tembelang Jombang, […]

Jombang, 8 November 2024 – Walau sore hujan deras mengguyur tak menyurutkan langkah para Pasukan Wali Indonesia dan Laskar Sabilillah untuk merapat ke kedai Rebung Pringori Ngledok Mojokrapak Tembelang Jombang, Acara ini sebenarnya juga diikuti oleh LESBUMI PCNU Jombang tetapi karena ada beberapa hal maka acara ini tetap terselenggara walau tanpa kehadiran LESBUMI PCNU Jombang.

Agenda Kegiatan Diskusi ini berkolaborasi dengan Yayasan Rebung Pringori serta matajombang.com. Acara dimulai dengan pemaparan dari Mbah Din ketua Laskar Sabilillah yang mengatakan bahwa mereka tidak berniat melawan siapa-siapa, tetapi mereka akan membela siapapun yang melakukan kebenaran. Dilanjut Ki Wasis selaku Ketua Yayasan Rebung Pringori mengatakan bahwa aktivis atau relawan seperti ini dibutuhkan karena tanpa adanya orang yang rela bersedia menguri-uri dan membela serta mempertahankan budaya sendiri lantas siapa lagi yang diharapkan. Diskusi semakin gayeng tatkala Cak Masrur Ketua Divisi Keagamaan Yayasan Rebung Pringori , Sadad Al Mahiri yang juga aktivis sosial ikut nimbrung dalam wawasan budayanya.

” Adanya situs-situs, artefak,dan lain-lain yang diketemukan  di daerah-daerah sekarang ini perlu diamankan dan dirawat karena benda-benda kuno tersebut punya nilai sejarah tinggi dan dapat dikaji dari berbagai aspek.bahkan tidak sedikit benda-benda tersebut dapat menguak sejarah berdirinya sebuah desa” hal ini setidaknya yang disampaikan oleh Gus Dian Hadi Yuwono yang didapuk sebagai pemateri  pada acara Nderes sejarah dan Budaya yang digelar secara rutin oleh PWILS Jombang .

Seperti yang sudah ia lakukan di beberapa desa di kab.Jombang antara lain Desa Karangdagangan, Puri Semanding , Jatimlerek, Bawangan dll.paparnya. menurutnya di Jombang masih banyak situs, benda-benda kuno peninggalan leluhur yang belum diteliti dan dikaji.belum lagi yang belum terinfentarisir. Semoga kegiatan ini menjadi energi baru motivasi baru masyarakat utk lebih tekun mencari, meneliti, mengamankan dan melestarikan budaya leluhur asli nenek moyang kita.

Sebab kalau tidak segera dikondisikan dikhawatirkan akan direbut oleh orang untuk dijadikan sebuah makam baru sebagai ATM kelompoknya.

Apapun bentuk dan jenis peninggalan leluhur tersebut dapat dibaca dan diketahui di era nya.

Nderes sejarah dan budaya ini diagendakan tiap bulan sekali secara bergiliran antar kecamatan PWILS DPD Jombang. Sebagai bukti rasa cinta tanah air agar anak cucu kita ke depan tidak menerima sejarah leluhurnya dengan salah, ungkap Gus Aan ketua 2 PWILS DPD Jombang.

Kepada matajombang.com Cak Nashir selaku panitia kegiatan malam tadi merasa puas atas antusiasnya para peserta yang hadir.

Previously

Ahyak Sang Pelukis Pasir

Next

Menyapa Pahlawan, Menginspirasi Generasi: Karya Pasir Akhyak dari Jombang

admin
Author

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mata Jombang
advertisement
advertisement