Home Uncategorized Resapan Di Balai Pemuda
Uncategorized

Resapan Di Balai Pemuda

Jombang, 19 April 2026 – Sore di Balai Pemuda. Mataharinya agak langsir dan pendaran panasnya bersembunyi di balik gedung-gedung bertingkat. Sehingga suhu hangat yang membuai ini membuka bermacam-macam keinginan untuk […]

Jombang, 19 April 2026 – Sore di Balai Pemuda. Mataharinya agak langsir dan pendaran panasnya bersembunyi di balik gedung-gedung bertingkat. Sehingga suhu hangat yang membuai ini membuka bermacam-macam keinginan untuk mengusik daya bayang.

Hari Sabtu, 18 April 2026. Di Balai Pemuda ada acara melukis model yang diselenggarakan oleh Galeri Merah Putih. Dimana modelnya artis Marcella Zalianty dan Arum Bachin. Acara di buka oleh Emil Dardak (Wakil Gubernur Jatim) dan Eros Jarot (Budayawan) dari Jakarta.

Acara yang sengaja di gelar untuk seni lukis ini memang menarik perhatian banyak orang. Sehingga peserta yang mengikuti melukis model ini jadi membludak hingga mencapai 200 lebih peserta.

Dengan banyaknya peserta ini partisipan yang hadir juga tidak kalah banyaknya. Titik kumpul inilah yang membuat suasana menjadi hangat. Hal ini dikarenakan suasana seperti ini sudah terlalu lama tidak hadir di Balai Pemuda yang jadi jantung kesenian di Surabaya.

Balai Pemuda butuh resapan seni sebagai pertanda oase kota. Balai Pemuda terlalu lama kering semenjak evant-evant besar dan menarik yang mewakili kondisi dinamis kota Surabaya surut satu-persatu.

Mudah-mudahan acara ini bisa mengembalikan kembali seperti acara-acara di Balai Pemuda yang kemarin. Ada Festval Seni Surabaya (FSS) yang penyajinya sampai meliputi : Asia, Australia, Eropa dan Amirika. Demikian juga Pasar Seni LukIs Indonesia (PSLI) yang akhir-akhir ini vakum sejogyanya bisa kembali hadir. Karena cikal-bakal PSLI sendiri juga berangkat dari Balai Pemuda (Zainuri)

Surabaya, 18 April 2026

Previously

Diguyur Hujan, Ludruk Garingan “Besut Pulang Kampung” Tetap Guyup dan Penuh Tawa

admin
Author

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mata Jombang
advertisement
advertisement