Home News PCNU Jombang Hormati Hasil Musyawarah Kubro Lirboyo, Dorong Islah Jam’iyyah NU
News

PCNU Jombang Hormati Hasil Musyawarah Kubro Lirboyo, Dorong Islah Jam’iyyah NU

Jombang, 23 Desember 2025 – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jombang menyampaikan sikap resmi terkait hasil Musyawarah Kubro yang digelar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Sikap tersebut diputuskan dalam […]

Jombang, 23 Desember 2025 – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jombang menyampaikan sikap resmi terkait hasil Musyawarah Kubro yang digelar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Sikap tersebut diputuskan dalam Rapat Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PCNU Jombang pada Senin (22/12/2025) di Kantor PCNU Jombang.

PCNU Jombang menyatakan menghormati dan menghargai hasil Musyawarah Kubro Lirboyo yang mendorong terwujudnya islah jam’iyyah sebagai ikhtiar menjaga persatuan dan keutuhan Jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Upaya islah tersebut dinilai sejalan dengan khittah NU, prinsip ukhuwwah nahdliyah, serta semangat perbaikan (ishlah) sebagaimana diamanatkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU.
Selain itu, PCNU Jombang menegaskan bahwa setiap perbedaan dan dinamika yang terjadi dalam tubuh organisasi harus diselesaikan dengan berpedoman pada AD/ART dan Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama. Penyelesaian konflik harus ditempuh melalui mekanisme organisasi yang sah, tertib, dan bermartabat.
“NU memiliki aturan dan tata kelola organisasi yang jelas. Karena itu, setiap persoalan hendaknya diselesaikan melalui jalur konstitusional demi menjaga marwah jam’iyyah,” demikian salah satu poin sikap PCNU Jombang.

Dalam pernyataannya, PCNU Jombang juga menyampaikan bahwa apabila upaya islah sebagaimana direkomendasikan Musyawarah Kubro tidak dapat tercapai, maka Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) didesak untuk menyelesaikan konflik melalui forum Muktamar yang dipercepat pelaksanaannya. Hal ini karena Muktamar merupakan forum tertinggi, sah, dan konstitusional dalam NU, yang memiliki kewenangan menetapkan dan memutuskan persoalan strategis organisasi secara final dan mengikat.

Ketua PCNU Kabupaten Jombang, KH. Fahmi Amrullah Hadzik, berharap seluruh warga Nahdliyin tetap menjaga kerukunan, menahan diri, dan menciptakan suasana yang kondusif di tengah dinamika yang ada. Ia juga mengajak seluruh elemen NU untuk terus berdoa agar persoalan yang terjadi dapat segera diselesaikan dengan baik.
“Sikap ini kami sampaikan sebagai bentuk tanggung jawab PCNU Jombang dalam menjaga keutuhan jam’iyyah, ketaatan pada konstitusi organisasi, serta khidmah NU kepada umat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Penulis : H. M. Masrur ,M.Pd.I Wakil Khatib PCNU Jombang

Previously

Lima Pilar dan Semangat Baru: Pengurus BPK Oi Jombang 2025-2029 Dilantik, Fokus pada Seni dan Ekonomi Kerakyatan.

Next

Sumrambah, Car Free Day dan Festival Kampoeng Kalijaring

admin
Author

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mata Jombang
advertisement
advertisement