Home News Pilbup Jombang 2024, Elektabilitas WarSubi – Salman Tambah Moncer Gerus Petahana
News

Pilbup Jombang 2024, Elektabilitas WarSubi – Salman Tambah Moncer Gerus Petahana

Jombang – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Warsubi – Salmanudin Yazid, namanya semakin moncer di kalangan masyarakat Kabupaten Jombang. Hal ini terlihat dari hasil survei yang dilakukan Lingkaran Survei […]

Pasangan calonBupati dan Wakil Bupati Jombang Warsubi-Salmanudin menyapa pedagang di Pasar Bhayangkara, Ahad, 6 Oktober 2024. Foto : Pliplo S/MJ

Jombang – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Warsubi – Salmanudin Yazid, namanya semakin moncer di kalangan masyarakat Kabupaten Jombang. Hal ini terlihat dari hasil survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA.

Survei kali keduanya ini, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Warsubi – Salmanudin Yazid, menurut LSI Denny JA, memperoleh peningkatan elektabilitas cukup signifikan.

Bahkan terbaca dalam hasil survei, pasangan yang menggunakan akronim WarSa ini meninggalkan jauh pasangan lawannya, Mundjidah Wahab – Sumrambah (MuRah). Justru di beberapa tempat, elektabilitas petahana ini menancap turun.

Survei yang dilakukan dalam satu minggu, Rabu hingga Selasa, 16-22 Oktober 2024 ini, menggunakan metode multi-stage random sampling dengan 440 responden melalui wawancara tatap muka, serta memiliki margin of error sekitar 4,8%.

Koordinator LSI Denny JA Wilayah Jawa Timur, Imam Fauzi Surahmat, elektabilitas pasangan Warsubi meningkat sebesar 6,1% dibandingkan survei sebelumnya, dari 53,9% menjadi 60%. Sebaliknya, pasangan Mundjidah-Sumrambah turun dari 23,9% menjadi 22,5%.

“Tampaknya tren ini sebagai refleksi arus perubahan di kalangan masyarakat Jombang, di mana temuan survei, sekitar 46% responden menyatakan lebih memilih calon pemimpin baru,” ujar Fauzi.

Karakter Figur untuk Semua Kalangan

Sementara itu peneliti LSI Denny JA Fadhli Fakhri Fauzan mengatakan, salah satu faktor yang mendongkrak elektabilitas pasangan Warsubi-Salmanudin Yazid, masyarakat melihat ketokohan pasangan ini. Ditambah karakter figur pasangan nomor urut 2 ini bisa diterima oleh berbagai kalangan.

Bahkan, kata Fauzan, 55,6 % dari pemilih Warsubi-Salman berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), partai politik pengusung Mundjudah Wahab – Sumrambah.  

“Begitu juga di basis pemilih PPP ( Partai Persatuan Pembagunan) angkanya nyaris berbagi rata di mana pasangan Warsubi-Salman mampu mengambil pemilih PPP ini sebesar 41,7%, “ terang Fauzan.

Hal itu memperlihatkan, lanjut Fauzan, bahwa pemilih tidak lagi hanya mempertimbangkan afiliasi partai saja. Tetapi lebih memilih figur yang dinilai mampu memimpin Jombang dengan baik, “ terang Fauzan.

Dalam hal ini, hasil survei menunjukkan pasangan Warsubi-Salmanudin Yazid berada di posisi unggul dengan perolehan 60% suara, sementara Mundjidah-Sumrambah hanya mencapai 22,5%, dengan sisa suara 17,5% yang belum memutuskan.

“Selisih 37,5% antara keduanya menunjukkan kesulitan bagi pasangan incumbent untuk mengejar ketertinggalan dengan sisa waktu kampanye yang terbatas,” tambah Fauzan.

Ketidakpuasan Kinerja Petahana

Rendahnya elektabilitas paslon Mundjidah Wahab-Sumrambah, menurut Imam Fauzi, juga didorong tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pasangan ini. Hasil survei, tingkat kepuasan terhadap kinerja Mundjidah selama sebagai Bupati Jombang berada di angka 66,6%, sementara untuk Sumrambah selama sebagai Wakil Bupati Jombang berada di angka 61,3%.

Tingkat keberhasilan kinerja keduanya pun tidak mencapai angka yang optimal. Hasil survei menunjukkan Mundjidah memperoleh 64,3% dan Sumrambah bupati 62,7%.

“Angka ini jauh di bawah standar kepuasan publik yang diperlukan untuk memastikan peluang terpilih kembali, yang setidaknya diharapkan berada di kisaran 75-80%,” sebut Imam Fauzi.

Kondisi ini semakin diperburuk dengan tingginya tingkat ketidaksukaan publik terhadap pasangan petahana yang hanya memperoleh 9,9%, dibandingkan dengan pasangan Warsubi-Salmanudin Yazid yang memiliki tingkat ketidaksukaan 3,5%.

Survei juga mencatat bahwa hanya 30,5% dari masyarakat yang ingin pasangan Mundjidah-Sumrambah kembali memimpin Jombang. Sementara 46,1% lebih menginginkan pemimpin baru.

Faktor Figur Menjadi Pertimbangan Pemilih

Menariknya, survei ini menunjukkan bahwa pilihan partai politik tidak selalu sejalan dengan dukungan terhadap pasangan calon. Mayoritas pemilih di Jombang cenderung memilih pasangan calon berdasarkan figur dan ketokohan, terlepas dari dukungan partai politik.

Ini terlihat dari responden PDIP dan Partai Demokrat yang banyak mendukung pasangan Warsubi-Salmanudin Yazid. Meskipun partai politi tersebut mengusung Mundjidah-Sumrambah dalam pemiihan Bupati dan Wakil Bupati Jombang 2024 ini.

Hal ini mencerminkan bahwa dalam Pilkada Jombang, faktor figur menjadi pertimbangan utama bagi masyarakat ketimbang afiliasi partai.

Fauzan menjelaskan, fenomena ini dapat terjadi karena masyarakat lebih melihat sosok calon yang dianggap bisa membawa perubahan di Kabupaten Jombang.

“Sosok Warsubi dan Gus Salman, sebagai figur yang kuat dan populer, berhasil menarik perhatian masyarakat dari berbagai latar belakang politik. Faktor ini tentu memberi keuntungan tambahan bagi pasangan Warsubi-Salmanudin Yazid dalam meningkatkan elektabilitas mereka,” jelas Fauzan.

Waktu Pemilihan Semakin Dekat

Sisa waktu kurang dari satu bulan sebelum pemilihan, menjadi Mundjidah Wahab-Sumrambah menghadapi tantangan besar untuk mengejar ketertinggalan elektabilitasnya. Dibutuhkan strategi kampanye yang tepat dan efektif untuk mengatasi selisih elektabilitas yang cukup besar ini.

Tanpa pergerakan kampanye yang masif dan mampu mengubah persepsi publik, peluang pasangan petahana jauh untuk memenangi Pilkada. Justru yang terjadi kemenangan itu semakin menipis.

Pemilihan Bupati Jombang 2024 menjadi ajang kompetisi yang menarik untuk diikuti, mengingat kuatnya persaingan antar calon dan dinamika elektabilitas yang terus mengalami perubahan.

Hasil akhir pemilihan akan sangat bergantung pada strategi sisa waktu kedua pasangan dalam mendekati pemilih, serta kemampuan masing-masing dalam merebut hati masyarakat  dalam kampanye. ***

Writer: Rilis

Editor: Pliplo Supriyadi

Previously

Melihat Aksi Bersih-bersih Sungai Plosokandang Tulungagung

Next

Pilbup Jombang 2024, Warga Desa Jipurapah Sambut Calon Bupati Warsubi dengan Meriah

admin
Author

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mata Jombang
advertisement
advertisement