Puting Beliung Terjang Masjid dan Rumah Warga di Jombang: Tak Ada Korban Jiwa
Jombang – Suasana mencekam terjadi di Kecamatan Kesamben, setelah angin puting beliung menerjang wilayah tersebut pada Jumat, 22 November 2024, sore. Dua desa terdampak cukup parah, Desa Pojokrejo dan […]
Jombang – Suasana mencekam terjadi di Kecamatan Kesamben, setelah angin puting beliung menerjang wilayah tersebut pada Jumat, 22 November 2024, sore.
Dua desa terdampak cukup parah, Desa Pojokrejo dan Desa Kedungbetik. Bangunan masjid dan rumah warga mengalami kerusakan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Muhammad Ali, dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang mengatakan, angin kencang yang menghancurkan bagian atap masjid terjadi di Desa Pojokrejo.
Atap Masjid Ngerco, Syamilushofiyyah yang merupakan bagian dari Pondok Pesantren Al-Qur’an Alfalah. “Kerusakan paling banyak terjadi di atap masjid yang terbuat dari galvalum,” ujar Ali.
Sementara di Dusun Ngemprak, Desa Kedungbetik, satu rumah milik pasangan Saiful dan Faridah mengalami kerusakan berat pada bagian atap genteng.
Saat kejadian keduanya berada di luar rumah, sehingga selamat dari musibah tersebut.
Sebagai tindakan darurat, BPBD Jombang langsung memberikan bantuan terpal untuk menutupi atap rumah yang rusak. “Kami menyediakan 10 terpal untuk sementara, mengingat atap sepanjang 12 meter telah copot akibat angin,” tambah Ali.
Lukman Hakim, pengurus Pondok Pesantren Alfalah, menjelaskan bahwa angin puting beliung melanda tepat setelah waktu ashar.
“Hujan deras disertai angin kencang datang dari timur ke barat, lalu merusak teras masjid di bagian serambi timur dengan kerusakan mencapai 8 meter lebar dan 30 meter panjang,” tutur Lukman.***
Writer: Redaksi
Editor: Pliplo S







