Siapa Warsubi, Calon Bupati Jombang di Mata Warga Desa dan Sekuriti
Jombang – Calon Bupati Jombang Warsubi, mendapat penilaian warga desa di Jombang. Warsubi yang dikenal eksklusif bahkan elitis oleh kalangan tertentu, ternyata tidak terbukti. Yang terjadi justru sosok Warsubi cukup […]
Jombang – Calon Bupati Jombang Warsubi, mendapat penilaian warga desa di Jombang. Warsubi yang dikenal eksklusif bahkan elitis oleh kalangan tertentu, ternyata tidak terbukti. Yang terjadi justru sosok Warsubi cukup familiar, egaliter, dan merakyat di mata warga desa.
Hal ini terungkap saat Warsubi menggelar kampanye di beberapa desa di Jombang. Seperti yang terjadi di Desa Pengampon Kabuh. Selain warga desa menyambut antusias kedatangan Warsubi. Warga juga memiliki pandangan terhadap calon bupati Jombang nomer urut 2 ini.
Muali salah seorang warga mengatakan, sosok Warsubi baik dan luman (demawan). Ini ia rasakan beberapa tahun terakhir. Kendati Warsubi bukan seorang pejabat, tetapi memiliki perhatian terhadap warga desa.
“Kulo niki ningali sae, mas. Lha napa, mboten nedi beras diparingi, “ kata Muali, Senin, 7 Oktober 2024, mengatakan ia melihat Warsubi itu sosok baik. Ia tidak pernah minta beras dikasih oleh Warsubi.
Selanjutnya Muali mengatakan, jika Warsubi di Desa Pengampon sudah banyak dikenal warga. Hanya saja warga di desa ini, baru kali pertama melihat Warsubi.
“Sumangga ngana, mas. Abah iki sing teka dhisek keapikane. Timbang wonge, “ tambah Muali menjelaskan, bahwa tentang Warsubi yang datang di tengah warga kebaikannya dulu daripada sosoknya.
Menurut Muali, sosok seperti Warsubi yang ia harapkan sebagai bupati di Jombang. Apalagi ia merasakan, pejabat pemerintahan Jombang kurang memperhatikan nasib warga Desa Pengambon. Hal ini terjadi, saa-saat pembagian sambako Program Keluarga Harapan (PKH). Padahal program itu diperuntukkan keluarga kurang mampu, yang terjadi banyak warga kurang mampu tak tersentuh.
“Kulo niki nggeh mboten nate oleh sembako PKH, mas. Ya untunge oleh terus saka Abah Subi, “ ucap Muali yang mengaku tidak pernah terdaftar sebagai penerima bantuan PKH. Ia pun sangat beruntung dapat jatah sembako dari Warsubi.
Penilain sama terhadap sosok Warsubi, juga terjadi di Desa Ngampurejo Bareng, saat pasangan calon Bupati Jombang Warsubi-Salman (WarSa) ini menggelar kampanye di desa tersebut, pada Selasa, 15 Oktober 2024.
Kata Sugianto, seorang warga mengatakan, baru kali pertama ini melihat sosok Warsubi. Ia menyebut, pernah memiliki rasa penasaran ingin tahu Warsubi. Karena merasa kagum, kenapa harus membagikan sembako pada saat itu.
“Tak kira bantuan teka pemerintah, “ kata Sugianto yang mengira truk pembawa sembako dari perusahaan milik Warsubi, bantuan dari pemerintah.

Supriyo sekuriti Rumah Makan Hanny. Foto FX Mursidi
Pilih WarSa Ajakan Istri
Pendapat sama tentang sosok Warsubi, juga dilakukan Supriyo, sekuriti Rumah Makan Hanny di Jalan Gatot Subroto Jelakombo Jombang.
Supriyo, yang juga warga Desa Jetis Gelaran Bareng, mengaku akan memilih WarSa Nomer urut 2, ketika mendatangi TPS pada Rabu, 27 November 2024 mendatang.
Namun ada cerita menarik yang dialami Supriyo, kenapa memilih WarSa? “Saya ikut istri saja, mas. Istri saya kok menyarankan untuk nyoblos Abah Warsubi, “ kata Supriyo, Jumat, 18 Oktober 2024.
Ia menuturkan, kata istrinya Warsubi sudah banyak membantu masyarakat. Termasuk di keluarganya sendiri yang selalu dapat sembako dari Warsubi.
“Dari sini jadinya saya tahu sosok Warsubi. Keluarga saya kan selalu dapat sembako dari Abah. Dari setiap pulang itu, istri bilang dapat sembako dari Abah Warsubi, “ ucap Supriyo.
Supriyo tak saban hari pulang ke Bareng untuk ketemu anak dan istrinya. Ia tinggal di kos di kawasan Jelakombo Jombang. Dekat dengan tempat bekerja.
“Hari Sabtu sore biasanya, saya pulang, “ ujar Supriyo. ***
Writer: Yoga Arief M
Editor: Pliplo Supriyadi







