Home Uncategorized Muhammadiyah Jombang Siapkan Layanan Kesehatan dan Dapur Berkah MU Sambut Muktamar NU ke-35
Uncategorized

Muhammadiyah Jombang Siapkan Layanan Kesehatan dan Dapur Berkah MU Sambut Muktamar NU ke-35

JOMBANG, 16 Agustus 2026  – Muhammadiyah Kabupaten Jombang menyiapkan Program Layanan Kesehatan dan Dapur Berkah MU sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus dukungan terhadap pelaksanaan Muktamar NU ke-35 di Jombang. Program […]

JOMBANG, 16 Agustus 2026  – Muhammadiyah Kabupaten Jombang menyiapkan Program Layanan Kesehatan dan Dapur Berkah MU sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus dukungan terhadap pelaksanaan Muktamar NU ke-35 di Jombang. Program tersebut mengedepankan semangat pelayanan, kolaborasi, dan persaudaraan antarelemen masyarakat.

Program ini dirancang untuk menghadirkan pelayanan yang nyata, dekat, ramah, dan bermanfaat bagi jamaah yang mengikuti rangkaian Muktamar NU ke-35. Pelaksanaannya melibatkan relawan, tenaga kesehatan, serta jamaah dalam semangat gotong royong dan kemanusiaan.

Gagasan program tersebut dilandasi kesadaran bahwa Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama memiliki sejarah panjang dalam memberikan kontribusi bagi agama, pendidikan, kemasyarakatan, dan bangsa. Muhammadiyah yang didirikan KH Ahmad Dahlan pada 1912 dan Nahdlatul Ulama yang berdiri pada 1926 dengan KH Hasyim Asy’ari sebagai salah satu tokoh pendirinya memiliki karakter gerakan yang berbeda, tetapi sama-sama memiliki perhatian besar terhadap pelayanan umat.

Semangat tersebut kemudian diwujudkan melalui pelayanan kemanusiaan dalam momentum Muktamar NU ke-35. Pesan yang dikedepankan adalah menyebarkan salam, memberikan makanan, dan mempererat tali silaturahmi.

Layani 500 Jamaah

Dalam bidang kesehatan, Muhammadiyah Jombang menargetkan pelayanan kepada sekitar 500 jamaah. Layanan tersebut didukung empat fasilitas kesehatan Muhammadiyah, yakni RS Muhammadiyah Jombang, RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung, Klinik Utama Rawat Inap PKU Muhammadiyah Mojoagung, dan RS Moedjito Muhammadiyah.

Sejumlah layanan disiapkan, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, pelayanan kesehatan lansia, kesehatan ibu dan anak, layanan gawat darurat, hingga layanan farmasi.

Kehadiran layanan kesehatan tersebut diharapkan dapat membantu jamaah yang membutuhkan pemeriksaan maupun pertolongan kesehatan selama mengikuti kegiatan Muktamar.

Dapur Berkah Siapkan 10.000 Porsi Bakso

Selain layanan kesehatan, Muhammadiyah Jombang juga menyiapkan Dapur Berkah MU sebagai bentuk pelayanan konsumsi bagi jamaah. Program tersebut menargetkan penyediaan 10.000 porsi bakso lengkap dengan minuman berupa kopi, teh, dan air mineral.

Tidak hanya itu, panitia juga menyiapkan sekitar 5.000 butir telur sebagai bagian dari dukungan konsumsi. Pengelolaan dapur akan melibatkan relawan dan jamaah sehingga diharapkan mampu menciptakan suasana kebersamaan dan gotong royong.

Program Dapur Berkah MU tidak semata-mata diposisikan sebagai penyedia makanan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat silaturahmi dan persaudaraan. Semangat berbagi diharapkan menjadi pesan penting di tengah perhelatan besar Muktamar NU ke-35.

Didukung LAZISMU dan Relawan Muhammadiyah

Untuk mendukung pembiayaan program, Muhammadiyah Jombang membuka ruang sponsorship dan partisipasi masyarakat. Dukungan diarahkan melalui LAZISMU Daerah Kabupaten Jombang, LAZISMU Wilayah Provinsi Jawa Timur, keluarga besar Muhammadiyah Kabupaten Jombang, jamaah, serta sponsor dan mitra strategis Muhammadiyah.

Sementara itu, dukungan lapangan melibatkan sejumlah unsur Muhammadiyah. KOKAM berperan dalam disiplin dan kesiapsiagaan, Tapak Suci mendukung kepanduan dan ketertiban, sedangkan Hizbul Wathan turut memperkuat barisan dan kebersamaan.

Sinergi tersebut diharapkan mampu menjaga agar seluruh rangkaian pelayanan berjalan tertib, aman, dan terkoordinasi sehingga jamaah maupun relawan dapat menjalankan aktivitas dengan nyaman.

Wujud Persaudaraan

Program Layanan Kesehatan dan Dapur Berkah MU menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Muhammadiyah Jombang dalam menyambut Muktamar NU ke-35. Kehadiran program tersebut menunjukkan bahwa perbedaan organisasi tidak menghalangi kerja sama dalam bidang kemanusiaan dan pelayanan masyarakat.

Melalui layanan kesehatan, penyediaan makanan, keterlibatan relawan, dan dukungan berbagai elemen Muhammadiyah, program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara langsung kepada jamaah, tetapi juga menjadi simbol persaudaraan, gotong royong, dan kolaborasi antara sesama anak bangsa.

Previously

NGOBRAS: DISAPA CHAIRIL ANWAR.

admin
Author

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mata Jombang
advertisement
advertisement