Home Politik Basis Rasional NU, Muhammadiyah, Shiddiqiyah Pilih Warsubi-Salman Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jombang
Politik

Basis Rasional NU, Muhammadiyah, Shiddiqiyah Pilih Warsubi-Salman Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jombang

Jombang – Pemilih rasional memang tak perlu dibidik. Mereka sudah memiliki kecenderungan sendiri untuk menentukan pilihan dalam pilkada serentak 2024 ini. Berbekal rasionalisme yang dimiliki. Mereka sudah bisa menentukan pilihannya. […]

Pasangan calon bupati dan wakil bupati Jombang H Warsubi_KH Salmanudin Yazid. Foto : Pliplo S/MJ

Jombang – Pemilih rasional memang tak perlu dibidik. Mereka sudah memiliki kecenderungan sendiri untuk menentukan pilihan dalam pilkada serentak 2024 ini.

Berbekal rasionalisme yang dimiliki. Mereka sudah bisa menentukan pilihannya. Dan yang terjadi pemilih rasional itu tepat dalam menentukan pilihannya.

Hal itu terjadi dalam Pilkada 2024 Jombang kali ini. Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, menemukan basis pemilih rasional di tiga organisasi keagamaan Islam yang berada di Kabupaten Jombang ini.

Survei terbarunya LSI Denny JA menemukan, mayoritas pemilih rasional dari Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Shiddiqiyyah telah menentukan dukungannya terhadap pasangan calon nomor urut 02  H Warsubi-KH Salmanudin Yazid, pada Rabu, 27 November 2024 ini.

Dalam survei yang dilakukan pada 16-22 Oktober 2024. LSI Denny JA menemukan 57,9% pemilih rasional dari kalangan NU, menjatuhkan pilihan kepada Warsubi-Salman. Dari basis yang digunakan sebagai sample survei 80,2%.

Apalagi di basis rasional Muhammadiyah. LSI Denny JA menemukan, organisasi massa ini malah kecenderungan dukungannya lebih kuat terhadap pasangan calon nomor urut 02 ini. Ditemukan angka 72,7% dari basis yang digunakan sebagai sample survei 2,5%.

Juga dukungan yang kuat lagi kepada pasangan calon yang menggunakan akronim WarSa ini. Ditemukan LSI Denny JA dari basis rasional Shiddiqiyah, yaitu pada angka 42,9% dari basis yang digunakan sebagai sample survei 1,6%.

“Yang menarik adalah, tidak ada satu pun pemilih dari ormas Muhammadiyah atau Sidiqiyah yang memilih Paslon 01,” ungkap Fadhli Fakhri Fauzan, peneliti dari LSI Denny JA dalam rilisnya pada 14 Novmber 2024.

Fadhli menilai, dukungan besar dari ormas-ormas Islam ini mencerminkan pilihan politik yang lebih rasional. Menurut Fadhil, warga Jombang kini telah menunjukkan kedewasaannya dalam berpolitik dan semakin sadar, bahwa pemilihan pemimpin daerah tak lagi bisa hanya berdasarkan ikatan emosional.

Juga tak bisa ditunjukkan sekadar afiliasi keluarga. Rata-rata sudah mempertimbangkan kemampuan calon untuk membawa perubahan Jombang lebih nyata.

“Selama ini, pertimbangan emosional dalam memilih pemimpin hanya melahirkan pemimpin yang tidak amanah, yang abai pada kebutuhan masyarakat, “ ucap Fadhil.  

Meningkatnya angka kemiskinanan, infrasruktur yang tak kunjung dibenahi, pembangunan  hanya terkonsentrasi di kota saja, dan tingkat pengangguran yang terus meningkat.

“Itu bukti bahwa masih terjadi dalam menentukan pilihan kepala daerah masih emosional, “ terang Fadhil.

Belum lagi dukungan dari kalangan Kristen, Katolik, maupun Konghucu di Jombang ini. Yang disebutkan dalam suervei LSI Denny JA, bukan bagian dari organisasi Islam manapun juga. Ditemukan angka dukungan 61,0% dari basis sample yang digunakan sebagai survei 13,6%. ***

Writer: Pliplo S

Editor: Pliplo S

Previously

PIlkada 2024, Ketika Fenomena Menang Warsubi Menggejala di Masyarakat Jombang

Next

KKMTs 3 Jombang Gelar Porseni untuk Asah Akademik dan Non-Akademik Siswa

admin
Author

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mata Jombang
advertisement
advertisement