Gelar Paripurna R-APBD 2025, Fraksi DPRD Jombang Sampaikan Beberapa Pandangan
Jombang – Sejumlah fraksi DPRD Jombang memberikan pandangan, terkait dengan rancangan peraturan daerah anggaran pendapatan dan belanja daerah (R-APBD) 2025. Pandapat fraksi disampaikan dalam sidang paripurna pandangan umum fraksi DPRD […]
Jombang – Sejumlah fraksi DPRD Jombang memberikan pandangan, terkait dengan rancangan peraturan daerah anggaran pendapatan dan belanja daerah (R-APBD) 2025.
Pandapat fraksi disampaikan dalam sidang paripurna pandangan umum fraksi DPRD Jombang, yang digelar di ruang sidang paripurna DPRD Jombang, Kamis, 31 Oktober 2024.
Fraksi Golkar Maya Novita menyampaikan, penganggaran kontruksi jalan sebesar Rp 52.639.647.537,00. Kata Maya, akan bermanfaat untuk lancarnya transportasi terkait pengangkutan hasil-hasil pertanian.
’Transportasi dari desa ke kota demikian sebaliknya dari kota ke desa sangat diharapkan adanya jalan yang baik dan mulus,’’ kata Maya.
Selanjutnya ia juga menyampaikan, kegunaan jalan yang sangat diharapkan masyarakat, terutama di wilayah yang masih belum terbangun jalannya.
Sementara itu dari Fraksi PKB Anas Burhani berpendapat, APBD Kabupaten Jombang 2025 mengalami penurunan. Penurunan tersebut, kata Anas, terlihat di tahun sebelumnya yang sebesar Rp 490.712.423.672. Dari Rp 3,29 triliun menjadi Rp 2,440 triliun.
“PAD yang diproyeksikan sebesar Rp 745.549.706,14 jika dibandingkan 2022 mengalami kenaikan, “ ujar Anas.
Penyebab turunnya APBD, menurut Anas, karena kondisi pertumbuhan ekonomi nasional yang tak bisa diprediksi mengalami stagnasi atau bahkan turun karena kenaikan harga BBM.
Fraksi PKS dan Nasdem mempertanyakan langkah optimalisasi mencapai target tersebut, mengingat pembahasan APBD tahun sebelumnya pada saat perubahan anggaran proyeksi PAD mengalami penurunan.
Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji. Dihadiri juga Pj Bupati Jombang Teguh Narutomo, serta jajaran Forkopimda.
Seluruh anggota DPRD juga nampak hadir dan kepala organisasi perangkat daerah di lingkup Pemkab Jombang.
Dalam kesempatan Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji mengatakan, pembahasan R-APBD masih panjang. Untuk melanjutkan agenda rapat paripurna menunggu jawaban Bupati Jombang terhadap pandanfgan umum fraksi.
Hadi masih belum bisa memastikan agenda itu kapan akan berlangsung. Sebab ia masih menunggu badan perumus (Banmus) untuk mengagendakan kegiatan kerja anggota DPRD Jombang.
’’Ini kita rapatkan Banmus (badan perumus) dulu untuk menentukan jadwal kegiatan kerja anggota DPRD Jombang,’’ ucap Hadi. ***
Writer: Rilis
Editor: Pliplo Supriyadi







