Home Pemerintahan Refleksi Kemerdekaan RI ke-80 di Kedai Rebung: Ruang Diskusi antar Anak Bangsa
Pemerintahan

Refleksi Kemerdekaan RI ke-80 di Kedai Rebung: Ruang Diskusi antar Anak Bangsa

Jombang, 2 September 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Yayasan Rebung Pringori menggelar acara Refleksi Kemerdekaan pada Sabtu, 30 Agustus 2025, bertempat di Kedai […]

Jombang, 2 September 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Yayasan Rebung Pringori menggelar acara Refleksi Kemerdekaan pada Sabtu, 30 Agustus 2025, bertempat di Kedai Rebung. Acara ini dihadiri oleh perwakilan berbagai komunitas dan lembaga Seni Budaya di Jombang, yang antusias mengikuti rangkaian diskusi dan refleksi kebangsaan.

Hadir sebagai narasumber, M. Masrur selaku Wakil Khatib PCNU Jombang, Sadad Mahiri selaku Sekretaris Lesbumi PCNU, serta Anas Burhani yang menjabat sebagai Ketua Komisi B dari Fraksi PKB DPRD Jombang. Ketiganya menyampaikan pandangan terkait makna kemerdekaan dalam konteks sosial, budaya, dan politik saat ini.

Acara dipandu langsung oleh Kiwasis, Ketua Yayasan Rebung Pringori, yang menegaskan bahwa refleksi kemerdekaan ini bukan hanya sebagai ajang mengenang jasa pahlawan, tetapi juga ruang untuk merajut gagasan dan kolaborasi antarkomunitas sehingga terbentuk komunikasi yang baik antar anak bangsa untuk merajut harmonisasi generasi menyongsong masa depan yang lebih baik.

Dalam forum refleksi ini M Masrur yang juga sebagai wakil Khatib di PCNU Jombang mengatakan bahwa pendahulu-pendahulu kita dulu berkorban harta benda bahkan nyawa agar generasi selanjutnya hidup lebih baik tanpa ada penjajahan, “Mbahku mbyen panen yo langsung entek gawe perjuangan dan semua juga begitu,” kata Beliau “Maka sangatlah tidak elok jika kemudian kita mencederai perjuangan para pahlawan dengan melakukan hal-hal yang kurang baik” lanjutnya.

 Sedangkan Anas Burhani sekretaris Partai Kebangkitan Bangsa yang juga ketua Komisi B Komisi B DPRD Kabupaten Jombang membidangi perekonomian dan keuangan, termasuk sektor-sektor seperti perdagangan, perindustrian, pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, koperasi, usaha mikro, pariwisata, penanaman modal, dan urusan keuangan daerah mengatakan memang komisi Beliau banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat oleh karena itu maka Beliau butuh dialog-dialog seperti yang dilakukan oleh Yayasan Rebung Pringori untuk menggali informasi tentang kebutuhan masyarakat sehingga terjadi alur komunikasi yang baik antara anggota dewan (yang mewakili) dengan masyarakat dan pemerintah daerah dan ini adalah salah satu esensi tentang arti atau makna kemerdekaan

Sebagai penutup Sadad Al Mahiri sekretaris LESBUMI PCNU Jombang mengatakan bahwa LESBUMI sudah melakukan beberapa langkah untuk bekerjasama dengan desa-desa sehubungan dengan Lembaga Adat Desa atau program pemajuan kebudayaan yang lain. Mereka juga sudah melakukan hearing dengan anggota dewan serta pemerintahan yang diwakili pamong Kebudayaan yaitu Anom Antono untuk memperkuat program-program LESBUMI beberapa waktu yang lalu.

Forum ini juga mempersilahkan undangan yang hadir untuk menyampaikan ide atau uneg-unegnya yang kala itu ketua Paguyupan Petani Muda (Mukhlis Hariadi) dan Inswiardi dari Budayawan Jombang turut andil mewarnai diskusi.

Suasana semakin hangat dan penuh kebersamaan tatkala peserta yang hadir juga menyumbangkan beberapa puisi dan disemarakkan oleh band dari divisi seni budaya Rebung pringori.

Kegiatan ini menjadi momentum berharga untuk memperkuat tali silaturahmi antar-lembaga serta menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan di era turunnya trust masyarakat pada pemerintah atau lembaga dan lain-lain.

Previously

Menanggapi Situasi dan Kondisi Negara ; MUI Kabupaten Jombang Gelar Rapat Koordinasi di Islamic Centre Masjid Agung Jombang

Next

MUI kab.Jombang ; Talkshow “Merawat Seni Budaya Islam: Harmoni antara Iman, Moralitas, dan Keindahan.” 

admin
Author

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mata Jombang
advertisement
advertisement