Home News Kemenag Jombang Fasilitasi “Kembang Aksara Cinta” ;  Malam Puisi MGMP Bahasa Indonesia MTsN dan MAN sekabupaten Jombang
News

Kemenag Jombang Fasilitasi “Kembang Aksara Cinta” ;  Malam Puisi MGMP Bahasa Indonesia MTsN dan MAN sekabupaten Jombang

Jombang, 30 Nopember 2025 – Di bawah langit malam yang lembut dan udara Desember yang teduh, halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang akan berubah menjadi taman kata-kata. Pada Rabu malam, […]

Jombang, 30 Nopember 2025 – Di bawah langit malam yang lembut dan udara Desember yang teduh, halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang akan berubah menjadi taman kata-kata. Pada Rabu malam, 2 Desember 2025, Kemenag Jombang memberikan dukungan penuh bagi terselenggaranya Pentas Malam Puisi yang digelar oleh MGMP Bahasa Indonesia. Sebuah ajang yang bukan sekadar panggung, melainkan ruang bersemi bagi aksara dan imajinasi para guru serta siswa madrasah MTsN dan MAN di bawah naungan Kementrian Agama kab. Jombang.

Tepat pukul 19.00 WIB nanti, lampu-lampu mulai menyala dan suara-suara mulai menabur makna. Mengusung tema “Kembang Aksara Cinta”, perhelatan ini menghadirkan pembacaan puisi dari guru-guru serta siswa MTsN dan MAN se-Kabupaten Jombang. Puisi-puisi karya penyair nasional hingga ciptaan peserta sendiri dibawakan dengan penuh penghayatan, menjadikan suasana malam begitu hangat, seolah setiap larik menjelma kelopak bunga yang merekah di hati para hadirin.

Ketua MGMP Bahasa Indonesia Jombang, Miftachur Rozak, S.Pd., dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih kepada Kemenag Jombang atas fasilitasi tempat dan dukungan teknis. “Pentas malam puisi ini bukan hanya ajang tampil, tetapi rahim yang melahirkan kreativitas. Di sinilah guru dan siswa menjahit kembali tradisi literasi dengan benang-benang cinta bahasa,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Miftachur Rozak, S.Pd yang juga guru dari MTsN 2 Jombang juga menampilkan puisi karyanya yang berjudul “Kepada Seorang Guru yang Mengayuh Sepeda Saban Pagi.” Puisi tersebut dibuka dengan nuansa haru, menggambarkan dedikasi seorang pendidik yang setia melintasi waktu dan jarak. Sekretaris MGMP, Kiwasis guru bahasa Indonesia MTsN 16 Jombang kemudian menyulap puisi itu menjadi pertunjukan yang syahdu dengan sentuhan musikalisasi gitarnya—sebuah perpaduan antara suara, irama, dan rasa. Siti Niswatun Chasanah,M.Pd. guru bahasa Indonesia MTsN 16 Jombang mengulasnya dalam lantunan merdu suaranya serta Dentuman Perkusi dari Frindi guru bahasa Indonesia MTsN 1 Jombang menambah berat nada-nada yang akan mereka bawakan.

Semoga Kolaborasi ini bisa maksimal dan menghibur karena latihannya hanya 2 kali , kita semua pada sibuk oleh agenda kegiatan di madrasahnya masing-masing, sambung Siti Niswatun Chasanah,M.Pd. pada matajombang.com

Perwakilan Kemenag Jombang menegaskan komitmen lembaga untuk terus merawat kegiatan literasi. “Kami ingin menjadi rumah yang hangat bagi tumbuhnya kreativitas. Kegiatan seperti ini adalah ladang tempat karakter disemai dan dibiarkan tumbuh setegak pohon,” tegasnya.

Sebagai penutup nantinya, seluruh peserta naik ke panggung membacakan puisi secara kolaboratif. Larik-larik yang saling bersahutan itu menjadi simbol kebersamaan, seolah hujan kata yang merata membasahi tanah literasi Kabupaten Jombang. Malam pun ditutup dengan senyum dan harapan: bahwa tradisi beraksara akan terus menyala, sepanjang guru dan siswa masih percaya pada keindahan kata.

Semoga Pak Muhajir kepala kemenag Jombang nantinya juga berkenan ikut menyemarakkan dengan juga membaca puisi dan tentunya menyanyikan lagu “Mungkinkah” Stinky seperti yang sering Beliau bawakan kata mereka semua. (SyS)

Previously

Tasyakuran Gus Dur Sebagai Pahlawan Nasional ; Guru bangsa dan Pembela Hak Asasi Manusia (HAM)

Next

Pagelaran Ludruk ; Hidupkan Kembali Seni Budaya Jombang

admin
Author

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mata Jombang
advertisement
advertisement