Home Politik LSI Denny JA Sebut, Pemilih PDI-P dan Demokrat di Jombang 50 Persen Dukung Warsubi-Salman
Politik

LSI Denny JA Sebut, Pemilih PDI-P dan Demokrat di Jombang 50 Persen Dukung Warsubi-Salman

Jombang – Pasangan calon bupati dan wakil bupati H Warsubi-KH Salmanudin Yazid, dipastikan bakal memenangi pemilihan kepala daerah Kabupaten Jombang yang akan digelar pada Rabu, 27 November 2024 mendatang. Hal […]

Hasil survei LSI Dennya JA untuk Pilkada Jombang. Foto: Dennya JA

Jombang – Pasangan calon bupati dan wakil bupati H Warsubi-KH Salmanudin Yazid, dipastikan bakal memenangi pemilihan kepala daerah Kabupaten Jombang yang akan digelar pada Rabu, 27 November 2024 mendatang.

Hal ini  terungkap dari hasil survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA. Hasil survei tersebut mengumumkan, bahwa elektabilitas pasangan calon H Warsubi-KH Salmanudin Yazid mencapai angka 60,0%, sementara pasangan Mundjidah Wahab-Sumrambah hanya 22,5%.

Angka tersebut terjadi karena fenomena pergeseran pemilih partai politik pendukung koalisi. PDI Perjuangan, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang merupakan pendukung utama koalisi pasangan calon nomor urut 01 Mundjidah Wahab – Sumrambah. Pemilihnya justru memilih pasangan calon nomor urut 02 H Warsubi-KH Salmanudin Yazid dalam pemilihan bupati Jombang yang tinggal tersisa dua minggu ini.

Dari hasil surveinya, LSI Denny JA menemukan angka 55,6% pemilih PDI Perjuangan, 58% pemilih Partai Demokrat dan 41,7% pemilih PPP. Akan melampiaskan hak suaranya kepada calon nomor urut 02 H Warsubi-KH Salmanudin Yazid.

Sedangkan yang belum memutuskan atau merahasiakan pilihannya, sebesar 17,5%.

Survei yang menggunakan metodologi multi stage random sampling ini, dilakukan pada Rabu-Selasa, 16-22 Oktober 2024. Melalui wawancara tatap muka kepada 440 responden dengan margin of error kurang lebih 4,8%.

  • Pasangan calon bupati dan wakil bupati Jombang H Warsubi – KH Salmanudin Yazid. Foto : dok

Menanggapi hasil penelitiannya, peneliti LSI Denny JA Fadhli Fakhri Fauzan mengatakan, fenomena migrasi pemilih ini cukup mengejutkan. Menurutnya, pilihan masyarakat dalam pemilihan kepala daerah Jombang lebih didasarkan pada figur calon dibandingkan afiliasi partai pengusung.

Pasal Fadhli, antara pilihan partai politik tidak serta merta selaras dengan pilihan pasangan calon bupati-wakil bupatinya.

“Ini memang didasari bahwa masyarakat lebih melihat sosok personal, figur, atau ketokohan dari calon ketimbang siapa partai politik pengusung dari pasangan calon tersebut,” kata Fadhli.

Fadhli juga mengungkapkan, mayoritas masyarakat sebesar 84,3%, lebih memilih calon bupati dan wakil bupati berdasarkan kualitas individu tanpa terlalu memedulikan partai politik yang mengusungnya.

“Fenomena ini mungkin juga mengindikasikan bahwa konsolidasi partai di tingkat akar rumput belum sepenuhnya maksimal,” ucap Fadhli.

Sementara itu, pemilihan kepala daerah Jombang tinggal dua minggu lagi akan berlangsung. Dua pasangan calon yang akan memperebutkan suara pemilih di Kabupaten Jombang. Pasangan calon nomor urut 01 Mundjidah Wahab – Sumrambah (MuRaH), didukung koalisi PDI Perjuangan, PPP, Partai Demokrat, dan partai non-parlemen Hanura.

Sedangan pasangan pasangan calon nomor urut 02 H Warsubi- KH Salmanudin Yazid (WarSa) diusung koalisi Partai Gerindra, PKB, Partai Golkar, PKS, dan Partai Nasdem.  Dengan total dukungan 30 kursi di DPRD Jombang.

Dan dukungan dari partai non-parlemen WarSa, PAN, PSI, dan Partai Gelora. ***

Writer: Rilis

Editor: Pliplo Supriyadi

Previously

Cabup Jombang Warsubi, Disambut Isak Tangis Warga Sawiji

Next

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di MA Darul Faizin, Jadi Perhatian Polsek Mojowarno Jombang

admin
Author

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mata Jombang
advertisement
advertisement