Mengenal Samsubi Anugerah Jaya, Layanan Travel Aksesible
Jombang – Hendro Suprasetiyo Manager Travel Samsubi Anugerah Jaya (SAJ), secara personal melihat wisata sebagai aktivitas yang melengkapi kisah hidup. Menempati posisi sebagai manager di SAJ. Ia pun terus mengusahakan […]
Jombang – Hendro Suprasetiyo Manager Travel Samsubi Anugerah Jaya (SAJ), secara personal melihat wisata sebagai aktivitas yang melengkapi kisah hidup. Menempati posisi sebagai manager di SAJ. Ia pun terus mengusahakan mimpi membuat bepergian jadi lebih aksesibel.
“Dengan traveling, saya sendiri jadi banyak belajar, terbuka dengan kultur yang baru, bertemu dengan pengalaman dan orang-orang baru, “ kata Tiyo mengawali obrolan di rumah Rebung Pring Ori Jombang, Rabu 16 Oktober 2024.
Menurut Tiyo, panggilan akrabnya, dengan traveling akan mengubah pola pikir. Karena menurutnya, berwisata tidak sekadar untuk bersenang-senang atau melepas kesuntukan. Tetapi sampai pada benar-benar bagaimana mengembangkan diri.
Dan itu terbukti pada diri Tiyo, setelah dipercaya H Warsubi, calon Bupati Jombang, untuk mengelola usaha tour and travel.
Awalnya Tiyo tak percaya, jika H Warsubi akan membuka usaha baru. Sebab Tiyo melihat, tak sedikit usaha yang dikelola H Warsubi.
“Abah kan sudah banyak Perusahaan. Kenapa kok aneh-aneh beli bus, “ ucap Tiyo yang dibarengi derai tawa.
Mungkin Tiyo merasakan ada keanehan pada diri H Warsubi. Karena waktu itu, Tiyo sendiri tahu bahwa bisnis pariwisata sedang lesu-lesuanya, akibat Covid-19 yang terus menggejala dan tidak bisa diprediksi, kapan berhentinya.
“Waktu itu begini, kita jalan-jalan ke Banyuwangi melihat ternak bebek. Saya, Abah (Warsubi) dan Abah Agung (Agung Wicaksono, ipar H Warsubi dan pemilik Afco). Istirahat di rumah makan. Ada tawaran orang menjual bus di internet. Nah, di situ kemudian Abah berniat beli bus, “ cerita Tiyo.
Betapa kagetnya waktu itu Tiyo. Ia segera diajak H Warsubi beli armada bus. Awalnya pengusaha yang memiliki cepat dalam mengambil peluang usaha ini, membeli 4 unit bus kemudian menjadi 7 unit bus.
Dari 7 unit bus itu yang beroprasi hanya 2 unit bus. Karena yang 5 unit bus masih dalam perbaikan mulai pengecatan hingga perbaikan spare part.
“Untuk memperbaiki 5 unit itu dari hasil operasi 2 unit. Semua tertutup, hinga 5 unit menjadi armada yang layak digunakan, “ ucap Tiyo.

Perkuat Layanan
Dengan makin tingginya minat orang untuk berwisata dan makin meleknya orang-orang terhadap teknologi. SAJ pun memiliki misi membuat kegiatan bepergian. Bagaimana agar bepergian bisa terasa nyaman dan aman. SAJ mengutamakan aksesibel layanan.
“Target kami memang membuat perjalanan atau wisata lebih aksesibel bagi pengguna SAJ, “ ujar Tiyo.
Untuk meraih target, misalnya. SAJ mengembangkan sejumlah strategi. Utamanya SAJ menempatkan lebih banyak tim dalam pengelolaan.
SAJ juga menambah layanan request dari pengguna, tempat dudu lekres yang bisa selonjoran, agar tak Lelah selama perjalanan.
“Itu yang biasanya diminati pengguna, “ tandas Tiyo.***







