Home News Pelawak JTV di Balai Desa Jogoloyo Sumobito.
News

Pelawak JTV di Balai Desa Jogoloyo Sumobito.

Jombang, 27 Juli 2025 – “Bingkisan Air Mata Kerinduan Shinta.” Pemerintahan Desa Jogoloyo kembali menggelar pertunjukan Wayang Kulit di Balai Desa pada malam 26 Juli 2025. Pementasan dalam rangka Ruwat […]

Jombang, 27 Juli 2025 – “Bingkisan Air Mata Kerinduan Shinta.”

Pemerintahan Desa Jogoloyo kembali menggelar pertunjukan Wayang Kulit di Balai Desa pada malam 26 Juli 2025. Pementasan dalam rangka Ruwat Desa tersebut, Toyib selaku Kepala Desa Jogoloyo menghadirkan Ki Dalang Teguh Sutrisno.

Sebelum lakon dimainkan, Cak Ganda memandu acara Capursarian dan Tari Remo. Cak Ganda atau yang akrab dipanggil Cak Gandul JTV pelawak kelahiran Mojoagung yang dulu aktif berkesenian dalam Komunitas Teater Tirto Agung Mojoagung pimpinan Cak Haris guru MI Gayaman.

Usai Campursarian, barulah Jejer wayang dimulai. Dalam Istana Pancawati para pejabat sedang berkumpul. Tampak Sang Raja Ramawijaya gelisah. Setelah ditanya Sugriwa ternyata kegelisahan disebabkan oleh kabar bahwa Shinta istri tercinta diculik dan dalam sandera Raja yang bernama Das Das di istana Aleng Aleng. Untuk memperjelas isu tersebut, Ramawijaya mengutus Anoman menelisik kebenaran kabar tersebut. Namun hingga sekian lama Dinas Intelegen Anoman belum juga kembali. Apakah Anoman terbunuh selama misi operasi sebagaimana Agen Mossad Israel yang tertangkap Garda Revolusi Iran?

Kegalauan istana Pancawati tiba tiba diramaiakan kehadiran Anoman sambil memanggul Gunawan Wibisana yang lumpuh dan luka parah akibat dihajar Raja Rahwana kakanya karena membantu Anoman menunjukkan lorong rahasia jalur menemui Shinta. Anoman memaparkan hasil temuan selama misi pengintaian. Ternyata benar adanya bahwa kerajaan dalam kabar bernama asli Kerajaan Alengkapura dengan Rajanya Dasamuka. Anoman juga menceritakan bahwa dirinya berhasil menemui Shinta dalam penjarah meski dijaga ribuan tentara raksasa. Awalnya Shinta tidak percaya bahwa Anoman adalah utusan khusus Ramawijaya. Shinta baru percaya setelah Anoman menunjukkan cincin Sucoluhdiro dari Rama. Sebaliknya, Shinta pun menitipkan Guci Luhcoko agar diserahkan langsung pada Rama.

Betapa Ramawijaya ambruk lunglai setelah menerima Guci Luhcoko titipan Shinta yang ternyata berisi genangan air mata kerinduan selama terpisah dari suami tercinta. Sepenggah kisah Anoman menemui Shinta di pengasingan inilah tertorehkan Tembang ‘Anoman malompat sampun’.

Setelah bangkit, Rama pun menyuruh Anoman agar mengambilkan Kelapasandi yang airnya digunakan mengobati Gunawan Wibisana yang berjasa dan terluka parah. Setelah dibasuh, Wibisana sembuh sedia kala termasuk buta kedua matanya lantaran dirajam Rahwana. Wibisana mengutarakan bahwa Shinta minta agar suaminya membangun tanggul yang menghubungkan kerajaan Pancawati hingga Alengka yang panjangnya seluas Samudera Hindia. Wibisana juga mengutarakan niatnya ingin mengabdi pada Rama setelah dilukai kakaknya sendiri Rahwana. Rama menyanggupi dengan syarat jika Wibisana mampu menyelesaikan proyek jembatan antar benua tersebut.

Wibisana pun bergerak cepat menggarap jembatan. Namun ada kecurigaan dari para pejabat dalam istana Pancawati. Jangan jangan semua hanyalah rekayasa strategi global jangka panjang.

Sebagai antitesis gerakan Wibisana, Sugriwa memerintahkan Anoman agar merusak jembatan baru yang hampir selesai. Wibisana bingung proyek bangunannya dengan mudah dirusak Anoman dalam sekali hantaman.
Ternyata benar. Jembatan yang dibangun Wibisana adalah proyek abal abal. Bahannya dikorup tidak sesuai anggaran dan data Inspektorat. Jembatan penghubung antara benua yang diambil secara ilusi bangsa Jin dan Demit. Penyatuan negara yang hanya berdasar Kurs Mata Uang, Data Kependudukan, Monetasi Perusahaan Internet Global. Makanya lemah dan gamoang ambruk dalam sekali hantam Anoman. Bukan pembangunan sektor riel bahan baku energi. Anoman dan bala tentara kera kemudian memperbarui jembatan berbahan asli dari tanah bebatuan gunung Projantoko.Lakon Wayang malam itu kian terkuak. Bahwa sebagus dan serasinal apapun program mancanegara selalu bertujuan mengeksploitasi dalam negeti jangka panjang. Aksi Gunawan Mohammad Wibisana yang dilukai adalah upaya agar kelak bisa mencuri Kelapasandi sebagai jimat utama Kerajaan Pancawati.

Tapi sayang akhir pertunjukan di Balai Desa Jogoloyo malam itu. Jelang akhir pementasan justru terjadi tawuran penonton yang dilakukan sesama warga Desa Mojokuripan-Jogoloyo akibat pengaruh miras.

Writer: Sabrank Suparno

Editor: Redaktur

Previously

*Membaca adalah Tindakan Berani*

Next

Desa Dukuh Klopo Peterongan Jombang Gelar Pawai Budya Agustusan Lebih Awal, Warga Antusias Meriahkan Acara

admin
Author

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mata Jombang
advertisement
advertisement