Siswa Belajar di Bawah Atap Bocor, Kepala SDN Karangpakis 2 Kabuh: Bangunan Sekolahan Ditopang Bambu
Jombang – Beberapa potongan video beredar di grup WA yang membincangkan kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karangpakis 2 Kecamatan Kabuh. Dalam WA tersebut anggota grup menyoal, sekolah dasar yang terletak […]
Jombang – Beberapa potongan video beredar di grup WA yang membincangkan kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karangpakis 2 Kecamatan Kabuh. Dalam WA tersebut anggota grup menyoal, sekolah dasar yang terletak di Karangdon Desa Karang Pakis tersebut.
Pasalnya, sekolah dasar tersebut sudah tidak nyaman untuk proses belajar – mengajar. Siswa harus rela belajar di bawah atap bangunan sekolahan yang bocor, saat musim penghujan tiba.
Dalam kiriman video berdurasi 17 detik 45 detik, terlihat sosok perempuan berseragam guru sedang mengepel lantai yang basah. Sedang siswa terlihat duduk di bangku belajar – mengajar di antara beberapa batang bambu penahan atap bangunan.
Di video lain yang berdurasi 58 detik, memperlihatkan kondisi detil bangunan sekolah, yang memang kurang layak untuk proses belajar-mengajar. Terlihat tempat duduk dan meja belajar siswa tertumpuk.
Dalam ungguhan anggota grup menulis. “Mbangun mushola sekolahan mawon nol dari dinas, Alhamdulillah mushola pon berdiri dan smpon bisa buat aktivitas sholat guru dan murid”.
(Mengerjakan bangunan musola sekolahan saja nol dari dinas. Alhamdulilah musola sudah berdiri dan sudah bisa dibuat kegiatan salat guru dan murid)
“Tsek punya hutang Ten bank untuk mbangun mushola”.
(Masih punya hutang di bank untuk membangun musola)

Kepala SDN Karangpakis 2 Sutin mengatakan, kondisi bangunan sekolahan memang ditopang dengan batangan bambu. Bukan kondisi atap yang akan ambrol, tapi hanya bocor.
“Bukan mau ambruk. mas. Hanya bocor saja,” ungkap Sutin, Selasa, 10 Desember 2024.
Kondisi bagian atap bangunan yang rusak, membuat siswa terganggu saat aktifitas belajar mengajar, apalagi ketika hujan sedang turun, seperti yang terjadi pada bulan Desember 2024 ini.
Menghindari atap bocor para siswa memilih berada di ruang perpustakaan. “Anak – anak di dalam mas, kalau di ruang Perpus gak muat,” ucap Sutin.
Kondisi atap bocor sebenarnya sudah diketahui oleh pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang dan pihak SDN Karangpakis 2 sendiri sudah mengajukan untuk perbaikan.
“Itu sudah saya usulkan ke dinas tapi belum terealisasikan sampek sekarang,” tandas Sutin.***
Writer: Wahyu Imanullah
Editor: Pliplo S







