Home Artikel Warga Desa Pelosok Sambut Baik 100 Hari Kerja Abah Warsubi Bupati Jombang ; “Sat Set dan Turun Langsung”
Artikel

Warga Desa Pelosok Sambut Baik 100 Hari Kerja Abah Warsubi Bupati Jombang ; “Sat Set dan Turun Langsung”

Jombang, 23 Mei 2025 – Gunung Pucangan di Jombang, lebih tepatnya Situs Gunung Pucangan, termasuk dalam wilayah Desa Cupak, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang. Desa Cupak ini terletak di wilayah Kecamatan Ngusikan.  Saat […]

Jombang, 23 Mei 2025 – Gunung Pucangan di Jombang, lebih tepatnya Situs Gunung Pucangan, termasuk dalam wilayah Desa Cupak, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang. Desa Cupak ini terletak di wilayah Kecamatan Ngusikan. 

Saat mata Jombang.com melewati daerah atau dibilang kawasan hutan ada mobil PUPR sedang proses memperbaiki jalan. Sambil melepas lelah ,ngopi dulu di salah satu warung warga kawasan punden Pucangan.Ibu warung dan bapak petugas perhutani bercerita tentang banyak hal ,salah satunya adalah memberikan apresiasi terhadap capaian 100 hari kerja Bupati Jombang, Abah Warsubi . Mereka menyambut baik sikap gercep Beliau dalam menanggapi keluhan warga.” Radosan mriku (Asem gede) pun lami diusulno terose tiyang-tiyang tapi nggih pancet. Lha Bupati enggal niki cepet nopo krono tasik anyar nggih.” (Jalan di sana sudah lama diusulkan katanya orang-orang tapi ya tetap saja. Bupati baru ini cepat apakah karena masih baru ya ?) ,”Seloroh ibu penjual warung dan diiyakan bapak petugas hutan yang habis nrabas hutan.

“Nek kulo lare-lare trail-trailan niku sing malah radosan kulo nek nrabas wono malah tambah susah..krono bekas roda trail katah ( kalau saya komunitas trail menyebabkan rusaknya jalan hutan kalau saya menerabas hutan kesusahan karena bekas roda trail )”. Kata bapak Perhutani.

“Berarti menyusahkan nopo (Berarti apakah menyusahkan) ?” sahut matajombang.com.

“Nggih mboten, warga nggih remen , katah ingkang ningali ( Ya tidak, warga juga senang , banyak yang nonton)”

 “Kapan hari nggih wonten bagian sembako saking Abah Warsubi, warga remen digatekaken. Tapi pupuk ingkang ewet duko kenging nopo ( Kapan hari juga ada pembagian sembako dari Abah Warsubi, warga senang diperhatikan, tapi pupuk yang susah mencari, kenapa apa)?”

Obrolan warung kopi adalah diskusi serius tapi santai yang sering dilakukan oleh masyarakat dahulu sampai sekarang bahkan ide atau gagasan juga sering kali muncul dari sana. Ada kejujuran , keikhlasan yang terekspresikan dengan tawa canda ringan, kepulan asap rokok dan kopi hitam serta camilan tradisional menemani.

Pada tanggal 20 Februari 2025, Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si. dilantik,

“Mbangun Deso Noto Kutho Bareng Abah Warsubi & Gus Salman” adalah  tagline kampanye atau gerakan beliau berdua karena kalimat ini bersifat ajakan (“Bareng Abah Warsubi & Gus Salman”) dan mencerminkan program atau gerakan tertentu, fokusnya pada pembangunan desa dan penataan kota.

Warga di warung kopi ini mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang kini diberikan oleh pemerintah kabupaten.

Mereka berharap agar perhatian dan program-program yang telah dimulai tidak berhenti di 100 hari pertama, tetapi terus berlanjut dan menjadi bagian dari perubahan jangka panjang.

Editor: admin

Previously

Manusia Merupakan Hama Bagi Bumi

Next

PCNU Jombang Siap menyelenggarakan MUSDA dalam rangka Pembentukan Kepengurusan JATMAN Jombang 2025-2029

admin
Author

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mata Jombang
advertisement
advertisement