Home News Banjir Genangi Perumahan Denanyar, Setelah Hujan Deras Guyur Jombang: Ketinggian 90 CM
News

Banjir Genangi Perumahan Denanyar, Setelah Hujan Deras Guyur Jombang: Ketinggian 90 CM

Jombang – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jombang, selama kurang lebih 5 jam tampaknya membuat kawasan perumahan Denanyar Asri terendam banjir, pada Kamis,  5 Desamber 2024 malam. Air merendam jalanan […]

Seorang warga Perumahan Denanyar Jombang menunjukkan debit ketinggiaan air berdiri di tengah suasana banjir. Foto : Ist

Jombang – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jombang, selama kurang lebih 5 jam tampaknya membuat kawasan perumahan Denanyar Asri terendam banjir, pada Kamis,  5 Desamber 2024 malam.

Air merendam jalanan di kawasan tersebut hingga 90 cm. Sementara air di dalam rumah warga hingga mencapai 40 cm.

Meski begitu tak ada warga yang meninggalkan rumah atau mengungsi. Mereka tetap bertahan dengan genangan air.  Dan banjir itu pun membuat aktifitas warga terganggu.

Sebagaiman dilansir beritasatu,com, Ketua Rukun Tetangga (RT) 11 Perumahan Denanyar Asri Ayub Taufiqurrahman mengatakan, setiap tahun tempatnya selalu dilanda banjir 4 hingga 5 kali pada musim penghujan.

Kamis malam itu, kejadiannya setelah hujan reda, genangan air di lingkungan tempat tinggal Ayub mencapai ketinggian 90 cm.

“Semua rumah tergenang air, gak bisa aktifitas. Di dalam rumah airnya 30-40 sentimeter,” kata Ayub.

Menurut Ayub, banjir yang setiap musim penghujan terjadi di kawasan tempat tinggalnya itu. Karena perumahan yang dihuni 65 warga ini, terdapat selokan, Hanya saja selokan yang berfungsi sebagai serapan air itu kurang memadai..  

“ Di situ ada selokan air tapi kecil sekali dan tidak menampung air dari atas (hujan),” ujar Ayub.

Apalagi, lanjut Ayub, setelah adanya bangunan pusat perbelanjaan dan kantor pengadilan agama yang berdiri di samping tempat tinggalnya.

Ayub sendiri, sebagai ketua RT sudah sudah melaporkan setiap kejadian banjir kepada pemerintah desa, kecamatan, dan juga anggota DPRD Jombang. Namun, hingga saat ini laporan Ayub tak pernah ada jawaban dari pihak yang menerima laporan.  

“Solusinya ya warga sendiri, terpaksa meninggikan rumahnya masing-masing. Harapannya tentu segera dibuatkan selokan yang lebih besar. Ini sudah bertahun-tahun cuma kesabaran warga saja ini,” ucap Ayub.

Seorang warga lain Saiful, juga menceritakan ketika terjadi hujan, wilayah tempat tinggalnya selalu terjadi banjir.  Apalagi hujan yang mulai pukul 14.30 WIB -19.30 WIB, Kamis malam itu. Sepenglihatan Saiful, air langsung menggenang kawasan tempat tinggalnya.

Menurut dia, genangan air itu disebabkan karena saluran air selokan di lingkungannya yang tak dapat menampung derasnya hujan yang turun tanpa henti.

“Penyebabnya karena aliran air (selokan) di sini gak ngatasi, tiap hujan deras terutama selatan pasti banjir,” kata Saiful, yang juga berharap pemerintah Kabupaten Jombang memperhatikan persoalan banjir yang selalu menggenangi wilayahnya. ***

Writer: Redaksi

Editor: Pliplo S

Previously

Fraksi Gerindra Minta PJ Bupati Jombang Hentikan Mutasi Pejabat: Tak Elok dan Melanggar Aturan

Next

Ihwal Mutasi Pejabat oleh Pj Bupati Jombang, Nana: Tak Etis dan Bisa Kena Pidana

admin
Author

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mata Jombang
advertisement
advertisement